Pesantren Tahfidz & Sains Al-Qur'an Al-Waliy

Pesantren Tahfidz & Sains Al-Qur'an Al-Waliy Pesantren Tahfidz & Sains Al-Qur'an Al-Waliy didirikan dan didedikasikan bagi para dhuafa yg bercita

Keunggulan Baitul Infaq Fisabilillah:
- Pengelolaan Ziswaf secara profesional dgn perencanaan, penggalangan dana, pendistribusian, dan pelaporan pertanggungjawaban.
- Penerima infaq (mustahiq) diverivikasi secara selektif dan ada pengawasan
- Program dan produk BIF disesuaikan dgn keadaan dan kebutuhan ummat.
- Sistem pelaporan kpd Muzakki disampaikan secara transparan dan dapat dikirim kpd donatur
- Penitipan dapat dijemput langsung

01/04/2021

Daripada Abu Hurairah R.A, bahawa Rasulullah SAW telah bersabda:

إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ ‏

Maksudnya: “Apabila mati seorang manusia, terputuslah daripadanya amalannya kecuali tiga perkara: Sedekah jariah atau ilmu yang dimanfaatkan dengannya atau anak yang soleh yang mendoakan baginya."

Riwayat Muslim (1631), al-Nasa’i (3651), al-Tirmizi (1376) dan Abu Daud (2880)

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.”

Surah Ali Imran, ayat 92

ADAKAH HARAM MEMULIAKAN RASULULLAH?Rasulullah  صلى الله عليه وسلم bersabda yang bermaksud :"Ketika aku tiba dihadapan ka...
11/11/2018

ADAKAH HARAM MEMULIAKAN RASULULLAH?

Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda yang bermaksud :

"Ketika aku tiba dihadapan kalian, maka kalian jangan berdiri sebagaimana orang ajam (Parsi) selalu berdiri untuk memuliakan rajanya & orang hebat diantara mereka."

Maka disini Rasulullah صلى الله عليه وسلم tidak mau sahabatnya berdiri memuliakan Baginda Rasulullah صلى الله عليه وسلم .

Hassan bin Thabit bagaimanapun ketika Rasulullah صلى الله عليه وسلم tiba, masih tetap berdiri.

Sahabat yang lain kebingungan & masih duduk kerana tidak ingin melanggar perintah Baginda.

Apa yang dilakukan Hassan? Apa kamu tidak mau mematuhi perintahRasulullah صلى الله عليه وسلم ?

Maka Hassan mengatakan yang bermaksud :

"Berdiri kepada orang mulia (merujuk kepada Rasulullah) adalah kewajiban bagiku dan meninggalkan sesuatu yang wajib itu tidak benar. Aku bingung kepada orang yang memiliki akal yang sempurna, melihat orang seindah Sayyidina Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم tetapi dia tidak mau berdiri."

Maka semua sahabat ketika itu berdiri & Rasulullah صلى الله عليه وسلم tersenyum atas apa yang dilakukan Hassan bin Thabit.

Hak bagi Rasulullah صلى الله عليه وسلم untuk Tawaduk, hak Baginda tidak mau sahabat berdiri ketika ketibaanya (kerana tawaduk).

Tapi hak kita sebagai umatnya adalah untuk memuliakan Baginda صلى الله عليه وسلم

Begitu juga apabila seorang guru yang menyuruh muridnya supaya anggap saja dirinya seperti sahabat & tidak mengharapkan layanan istimewa seperti dicium tangan (kerana tawaduk).

Namun hak bagi murid adalah untuk menjaga adab dengan gurunya dan lebih lagi memuliakannya.

Kalau orang yang berfikir dengan fikiran jernih, maka ketika seorang guru mengatakan kepadanya jangan kau memuliakan aku, dia akan semakin memuliakan gurunya.

Kerena tawaduknya seorang guru kepada muridnya.

Begitu juga Baginda صلى الله عليه وسلم

Rasulullah صلى الله عليه وسلم adalah pemimpin bagi mereka-mereka yang tawaduk.

Rasulullah صلى الله عليه وسلم mengatakan jangan kau puji aku, jangan kau berdiri dihadapanku (sebagai penghormatan).

Akan tetapi para sahabat tetap berdiri, para sahabat tetap memuji.

Baca hadis Bukhari jangan setengah, bab ini kau baca, bab yang lain kau tak baca.

Bahwa sesungguhnya Hassan bin Thabit memuji Rasulullah صلى الله عليه وسلم dengan qasidahnya di dalam masjid Rasulullah صلى الله عليه وسلم.

Sayyidina Umar Ibnu Khattab ra ketika itu memarahi Hassan bin Thabit :
"Apa yang engkau lakukan wahai Hassan?"

Maka jawab Hassan :
"Bahawa sesungguhnya ini pernah dilakukannya di zaman Rasulullah صلى الله عليه وسلم ."

Zaman sekarang zaman fitnah, ketika seseorang ingin memuliakan Baginda Rasulullah صلى الله عليه وسلم mereka mengatakan itu adalah sesat.

Ketika seseorang ingin membaca maulid rasul, mereka mengatakan ini tidak wajar dan menyimpang serta bidaah.

Mengapa mereka tidak mau sibuk dalam hal yang lebih utama (solat, zakat & sebagainya)?

Karena mereka ingin memisahkan kita dengan Rasulullah صلى الله عليه وسلم

Alasan mereka kita perlu ikut kepada al-Quran dan sunnah.

Sahabat nabi mereka terlebih dahulu lagi ikut kepada al-Quran & sunnah, akan tetapi mereka memuliakan Baginda Rasulullah صلى الله عليه وسلم luar biasa.

Tausiyah Al-Habib Ali Zaenal Abidin Alkaff

05/09/2018

Inilah firman Allah mengapa Orang Shaleh/Syahid dan orang2 yg mendekatkan diri kpd Allah SWT saat sakaratul maut tersenyum di akhir masanya. Sebelum malaikat Izrail mencabut nyawanya, sudah datang malaikat membisikkan ke telinganya; "Jangan takut, jangan kau sedih, berbahagialah krn engkau mendapatkan surga yg dijanjikan Tuhanmu".
Semoga kita semua diwafatkan dlm keadaan tersenyum di akhir masa. Aamiin yaa rabbal 'alamin.

IZINKAN AKU SEPERTI UMAR BIN KHATTAB =•=•=•=•=•=•=•=•=•=•=•=•=•=•=•=•=•=•=Hampir setiap malam, Umar bin Khattab r.a saat...
25/02/2018

IZINKAN AKU SEPERTI UMAR BIN KHATTAB
=•=•=•=•=•=•=•=•=•=•=•=•=•=•=•=•=•=•=
Hampir setiap malam, Umar bin Khattab r.a saat menjabat sbg Amirul Mukminin selalu berkeliling ke desa-desa dan pemukiman warganya utk memastikan kebutuhan pemenuhan makanan pokok sehari-harinya juga sekaligus mengecek keadaan ekonominya rakyatnya. Bahkan, Umar r.a tak jarang memberikan makanan pokoknya secara sembunyi-sembunyi dan memanggulnya sendiri secara langsung ke warga yg membutuhkannya. Masya Allah.. 😢

Allah menciptakan orang-orang miskin tentunya agar kita bs berbagi dan sbg lahan ibadah utk sedekah spy menjadi amal shaleh yg menjadi bekalnya di akhirat. Sebaliknya, Org miskin janganlah dijadikan sbg alat politik yg hanya diambil suaranya saat dibutuhkan, apalagi pencitraan. Jauhi niat spt itu, krn akhirat lbh indah dan kekal drpd dunia ini. Jadilah spt Umar bin Khattab yg bersedekah hanya berharap keridhoan Allah dgn sembunyi tanpa ingin dipuji.

Bukan maksud utk riya, tp semoga memotivasi & menginspirasi...
Di beberapa kesempatan malam hari di kota Bandung, aku mengelilingi, mencari & memberi mrk yg kekurangan. Mrk tidur di emperan dan trotoar, tanpa alas selimut. Mrk sedang mencari makan dr sisa2 kehidupan serakahnya kaum kota. Merekalah sesungguhnya fakir miskin. Merekalah yg harus diberi, tanpa syarat harus kontrak politik! Mereka sesungguhnya kaum dhuafa, Tanpa rumah dan belum tentu esok harinya bisa makan dan mencukupi keluarganya.. 😢
Hanya Allah yg Maha Tahu. Jazaul Ihsan ilal ihsan. Kebaikan akan dibalas dgn kebaikan.

Foto: malam hari di Kota Bandung.
(Gugun Sopian)

Setelah kelak Persia ditaklukan barulah kaum Muslimin menaklukan Syam, lalu mengadakan perjanjian dengan Romawi, lalu me...
15/02/2017

Setelah kelak Persia ditaklukan barulah kaum Muslimin menaklukan Syam, lalu mengadakan perjanjian dengan Romawi, lalu memerangi “pasukan dari belakang”, lalu terjadilah Al Malhamah Al Kubro, Yuk simak selengkapnya bagaimana dan kapan terjadinya Al-Malhamah Al-Kubro kelak di akhir zaman...

Berdasarkan zhahir hadits yang dikutip bahwa peristiwa “ash shulh” dan memerangi “musuh dari belakang” terjadi beruntun, karena Rasul men...

Dalam Fath al-Bariy, hal. 40 al-‘Asqalaniy (852 H/1449 M) mengutip pendapat sebagian ulama bahwa ada hijrah yang ketiga,...
15/02/2017

Dalam Fath al-Bariy, hal. 40 al-‘Asqalaniy (852 H/1449 M) mengutip pendapat sebagian ulama bahwa ada hijrah yang ketiga, yaitu hijrah ke Syam pada akhir zaman nanti di saat fitnah sudah merambah dan merajalela kemana-mana (zhuhur al-fitan). Baca Selengkapnya...

Secara bahasa term hijrah berasal dari akar kata هـ ج ر yang mengandung dua arti: a) memutuskan, misalnya seseorang hijrah meninggalkan...

بسم الله الرحمن الرحيمJURUS JITU MENDIDIK ANAK DALAM ISLAM (Bag.1) Ilmu merupakan kebutuhan primer setiap insan dalam se...
14/02/2017

بسم الله الرحمن الرحيم

JURUS JITU MENDIDIK ANAK DALAM ISLAM (Bag.1)

Ilmu merupakan kebutuhan primer setiap insan dalam setiap lini kehidupannya, termasuk dalam mendidik anak. Bahkan kebutuhan dia terhadap ilmu dalam mendidik anak, melebihi kebutuhannya terhadap ilmu dalam menjalankan pekerjaannya.

Namun, realita berkata lain. Rupanya tidak sedikit di antara kita mempersiapkan ilmu untuk kerja lebih banyak daripada ilmu untuk menjadi orangtua. Padahal tugas kita menjadi orangtua dua puluh empat jam sehari semalam, termasuk saat tidur, terjaga serta antara sadar dan tidak. Sementara tugas kita dalam pekerjaan, hanya sebatas jam kerja.

Betapa banyak suami yang menyandang gelar bapak hanya karena istrinya melahirkan. Sebagaimana banyak wanita disebut ibu semata-mata karena dialah yang melahirkan. Bukan karena mereka menyiapkan diri menjadi orangtua. Bukan p**a karena mereka memiliki kepatutan sebagai orangtua.

Padahal, menjadi orangtua harus berbekal ilmu yang memadai. Sekadar memberi mereka uang dan memasukkan di sekolah unggulan, tak cukup untuk membuat anak kita menjadi manusia unggul. Sebab, sangat banyak hal yang tidak bisa dibeli dengan uang.

Uang memang bisa membeli tempat tidur yang mewah, tetapi bukan tidur yang lelap.

Uang bisa membeli rumah yang lapang, tetapi bukan kelapangan hati untuk tinggal di dalamnya.

Uang juga bisa membeli pesawat televisi yang sangat besar untuk menghibur anak, tetapi bukan kebesaran jiwa untuk memberi dukungan saat mereka terempas.

Betapa banyak anak-anak yang rapuh jiwanya, padahal mereka tinggal di rumah-rumah yang kokoh bangunannya. Mereka mendapatkan apa saja dari orangtuanya, kecuali perhatian, ketulusan dan kasih sayang!

📚Ilmu apa saja yang dibutuhkan?

Banyak jenis ilmu yang dibutuhkan orangtua dalam mendidik anaknya. Mulai dari ilmu agama dengan berbagai variannya, hingga ilmu cara berkomunikasi dengan anak.

Jenis ilmu agama pertama dan utama yang harus dipelajari orangtua adalah Aqidah. Sehingga ia bisa menanamkan Aqidah yang lurus dan keimanan yang kuat dalam jiwa anaknya.
Nabi shollallohu’alaihiwasallam mencontohkan bagaimana membangun pondasi tersebut dalam jiwa anak, dalam salah satu sabdanya untuk Ibnu Abbas rodhiyallohu’anhuma,

“إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلْ اللَّهَ، وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللَّه”.

“Jika engkau memohon, mohonlah kepada Alloh. Dan jika engkau meminta pertolongan, mintalah kepada Alloh”. HR. Tirmidzi dan beliau berkomentar, “Hasan sahih”.

Selanjutnya ilmu tentang cara ibadah, terutama sholat dan cara bersuci. Demi merealisasikan wasiat Nabi shollallohu’alaihiwasallam untuk para orangtua,

“مُرُوا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْر”.

“Perintahkanlah anak-anak kalian untuk sholat saat berumur tujuh tahun, dan pukullah jika enggan saat mereka berumur sepuluh tahun”. HR. Abu Dawud

Bagaimana mungkin orangtua akan memerintahkan sholat pada anaknya, jikalau ia tidak mengerti tatacara sholat yang benar. Mampukah orang yang tidak mempunyai sesuatu, untuk memberikan sesuatu kepada orang lain?

Berikutnya ilmu tentang Akhlaq, mulai adab terhadap orangtua, tetangga, teman, tidak lupa adab keseharian si anak. Bagaimana cara makan, minum, tidur, masuk rumah, kamar mandi, bertamu dan lain-lain.

Dalam hal ini Nabi shollallohu’alaihiwasallam mempraktekkannya sendiri, antara lain ketika beliau bersabda menasehati seorang anak kecil,

“يَا غُلَامُ سَمِّ اللَّهَ وَكُلْ بِيَمِينِكَ”.

“Nak, ucapkanlah bismillah (sebelum engkau makan) dan gunakanlah tangan kananmu”. HR. Bukhari dan Muslim dari Umar bin Abi Salamah.

Bersambung, insha Allah.

بسم الله الرحمن الرحيمAGAR ANAKMU MENGERTI BETAPA ENGKAU MENCINTAINYA=============================📍Orang Arab bilang: ال...
29/01/2017

بسم الله الرحمن الرحيم

AGAR ANAKMU MENGERTI BETAPA ENGKAU MENCINTAINYA
=============================

📍Orang Arab bilang: الطفولة لا ترجع masa kecil itu tidak akan kembali...

⏲ Maka, Luangkan waktu untuk anakmu di sela-sela sibukmu

🍃 Ajak mereka bercanda,
tersenyum untuknya,
bermain bersamanya,
cium dan usap kepalanya...

🌾 Agar anakmu mengerti betapa engkau mencintai dan menyayangi mereka

✨Agar anakmu mengingat masa-masa itu di hari tuamu...

Sejauh mana kasih sayangmu kepadanya..sejauh itu p**a Alloh menyayangimu di kala engkau tua renta di ujung senja..

💎 Bukankah doa anakmu:

"Yaa Alloh Ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku..dan sayangilah keduanya *SEBAIGAIMANA MEREKA MEMELIHARA DAN MERAWATKU KETIKA AKU MASIH KECIL*

Ingat lafadz doa tersebut:

_SEBAGAIMANA MEREKA MEMELIHARA AKU SEWAKTU AKU MASIH KECIL...._

Tanamkan cinta pada anakmu di kala belia agar engkau memanennya di usia senja.....

Barokallohu fiikum
Semoga Bermanfaat

20/01/2017

بسم الله الرحمن الرحيم
Tahapan Mendidik Anak Ala Rosululloh Shollallohu 'alaihi wa Sallam pada USIA 15-21 Tahun
==========================================

Anak pada usia ini adalah usia dimana anak akan cenderung memberontak. Oleh karena itu dibutuhkan pendekatan yang baik kepada anak. Fungsinya adalah agar kita bisa meluruskan anak ketika anak berbuat kesalahan, karena kita dekat dengan anak.

Zona hijau: sudah boleh jalan. Anak sudah bisa dilepas mandiri dan menjadi duta keluarga.

Timbulkan rasa nyaman pada anak bahwa kita orangtua namun bisa bersikap seperti sahabat setia. Sahabat setia yang siap mendengar segala cerita dan curahan hati anak.
Masa ini adalah masa pubertas untuk anak-anak.

Jangan sampai ketika anak-anak punya masalah namun mereka cari solusi dan cari curhat ke tempat orang lain.

Didiklah anak dengan membangun persahabatan meskipun kita adalah orangtuanya, agar anak tidak merasa bahwa kita adalah orang ketiga yang tidak boleh tahu tentang permasalahan dirinya. Intinya perlakukan anak anda sebagai sahabat.

Para orangtua juga dilarang untuk memarahi dan menghardik anak di hadapan adik-adiknya ataupun di depan kakak-kakaknya. Maksudnya supaya harga dirinya tidak jatuh sehingga anak tidak merasa rendah diri. Jalinlah pendekatan yang baik kepada anak.

Sedangkan, Mendidik anak usia +21 tahun pada fase ini adalah masa orang tua untuk memberikan sepenuhnya kepercayaan kepada anak dengan memberi kebebasan dalam membuat keputusan mereka sendiri. Orang tua hanya perlu memantau, menasehati dengan diiringi doa agar setiap tindakan yang mereka ambil adalah tepat. Jangan pernah lelah untuk menasehati mereka dengan cara yang baik.

Wallohu A'l bishshowwab

Barokallohu fiikum
Semoga Bermanfaat

07/01/2017

CARA MENDIDIK ANAK USIA 0-14 Tahun ALA RASULULLAH SAW
=============================

بسم الله الرحمن الرحيم

[2.1] Tahapan Mendidik Anak Ala Rosululloh Shollallohu 'alaihi wa Sallam

✔️Orangtua perlu memahami bagaimana tahapan mendidik anak sesuai dengan usianya.

Berikut ini adalah tahapan cara mendidik anak ala Rasulullah yang insya Alloh dapat mencerdaskan anak-anak kita, baik secara intelektual maupun emosional.

1. Mendidik anak usia 0 - 6 tahun 👉 Perlakukan anak sebagai raja

→ Anak usia 0-6 tahun merupakan usia emas atau Golden Age. Anak pada usia ini akan mengalami masa tumbuh kembang yang sangat cepat. Percepatan tumbuh kembang ini bisa dirangsang dengan mainan. Mainan akan sangat membantu agar anak menjadi anak yang cerdas.

Sedangkan Rasulullah sendiri menganjurkan kepada kita untuk senantiasa berlemah lembut terhadap anak kita yang masih berusia dari 0 hingga 6 tahun. Memanjakan, memberikan kasih sayang, merawat dengan baik dan membangun kedekatan dengan anak merupakan pola mendidik yang baik.

🚫Zona merah: Jangan marah-marah! Jangan banyak larangan, jangan rusak jaringan otak anak, pahami bahwa anak masih kecil dan yang berkembang adalah otak kanannya.

Jadikan anak merasa aman, merasa dilindungi dan nyaman bersama orangtua. Ketika anak nakal maka janganlah membiasakan untuk dipukul supaya anak mau menurut. Memukul ataupun memarahi anak pada usia ini bukanlah cara yang tepat. Berikanlah kesempatan pada anak agar merasakan kebahagiaan yang berkualitas dimasa kecil.

2. Mendidik anak usia 7 - 14 tahun 👉 Perlakukan anak sebagai tawanan perang/ pembantu

“Perintahkan anak-anakmu untuk sholat saat mereka telah berusia 7 tahun, dan pukullah mereka jika meninggalkannya ketika mereka berusia 10 tahun, dan pisahkanlah tempat tidur mereka.” (HR. Abu Dawud)

Perkenalkanlah anak dengan TANGGUNG JAWAB dan keDISIPLINan pada usia ini. Kita bisa melatihnya mulai dari memisahkan tempat tidurnya dan mendirikan shalat 5 waktu.

Pukullah anak ketika anak tidak mau mendirikan sholat. Tapi bukan pukulan yang menyakitkan atau pukulan di kepalanya. Atau kita bisa membuat sanksi-sanksi ketika anak melanggar, namun sanksi yang diberikan usahakan sesuai dengan kesepakatan antara anak dan orangtua.

🔶Zona kuning: Zona hati-hati dan waspada. Latih anak mandiri mengurus dirinya sendiri, misal cuci piring, cuci baju, menyetrika. Pelajaran mandiri ini akan bermanfaat banyak di masa depannya, untuk kecerdasan emosionalnya.

Bersambung, in syaa Alloh

Barokallohu fiikum
Semoga Bermanfaat

04/01/2017

"Kisah Nyata Muslimah Berjilbab di Amerika" ~ menyentuh hati ~
=============================

Suatu hari wanita ini berjalan p**ang dr bekerja dan agak kemalaman. Suasana jalan setapak yg sepi. Ia melewati jalan pintas..

Di ujung jalan ia melihat ada sosok pria. Ia menyangka pria itu warga amerika. Perasaan wanita ini agak was-was krn sekilas raut pria itu agak mencurigakan.

Dia berusaha utk tetap tenang sambil membaca kalimah-kalimah Allah. Seraya sungguh-sungguh memohon perlindungan Allah SWT dlm hatinya. Ketika ia melintas di dpn pria itu, ia tetap berdoa, sekilas pun ia mencoba meliriknya.

Keesokan harinya, wanita muslimah itu melihat berita kriminal di Televisi, seorang wanita melintas di jalan yg ia lalui semalam, hanya berselang hitungan menit. Wanita yg malang tsb mengalami pelecehan seksual di tempat yg sama. Krn begitu ketakutan, wanita malang itu tak sempat melihat jelas pelakunya.

Hati muslimah ini pun tergerak utk membantu wanita malang itu dan memberanikan diri datang ke kantor polisi, utk memberitahukan bahwa ia bisa mengenali sosok pelaku pelecehan thd wanita tsb krn ia pun menggunakan jalan yg sama sesaat sebelum kejadian.

Singkat cerita, akhirnya muslimah ini pun menunjuk salah seorang yg diduga sbg pelaku. Ia sangat yakin bahwa pelakunya adalah pria yg ada di lorong pd malam itu. Sambil dibantu interogasi polisi, akhirnya org ini pun mengakui perbuatannya.

Tergerak rasa ingin tahu, muslimah ini pun menemui pelaku didampingi oleh polisi. "Apa anda melihat saya? Saya jg melewati jalan itu pd beberapa saat sebelum wanita malang itu diperkosa?" Tanyanya.

"Mengapa anda tidak mengganggu saya, padahal saat itu sy pun berjalan sendirian?" Kata muslimah.

"Tentu saja saya melihatmu" pria itu menjawab. "Saya tidak berani mengganggu anda yg berpakaian tertutup dan berjilbab. Saya pun melihat di belakang anda seolah-olah ada dua penjaga yg berbaju putih dan tinggi mengawal anda pd saat itu dan sepertinya anda merupakan wanita yg taat beribadah". Lanjut pria tsb.

Muslimah itu tdk bisa berkata-kata, sekujur tubuhnya bergetar. Hanya hatinya bersyukur kpd Allah saat mendengar penjelasan dr pria itu.

"Alhamdulilah ya Allah, krn aku taat dgn perintah-Mu, Engkau pun melindungiku. Engkau mendengar doaku saat hati ini menyebut nama-Mu". Ucap lirih muslimah itu.

-Burung irian burung cenderawasih
Cukup sekian dan .......

Semoga manfaat.

PONDOK PESANTREN TAHFIDZ & SAINS AL-QUR'AN AL-WALIY BANDUNG berkonsep arsitektur Japanese =============================B...
19/12/2016

PONDOK PESANTREN TAHFIDZ & SAINS AL-QUR'AN AL-WALIY BANDUNG berkonsep arsitektur Japanese
=============================
Bismillah..
Berkhidmat untuk Ummat
Insha Allah mohon do'a sahabat semua sedang berlangsung pembangunan Pondok Pesantren Tahfidz & Sains Al-Qur'an AL-WALIY yg berdesign bangunan khas Jepang yg didedikasikan bagi para santri dhuafa yg ingin menjadi Hafidz/Hafidzah juga bagi mereka yg ingin sungguh-sungguh menempuh Fii Sabililah dan para kawula muda yg Hijrah.

Bagi teman-teman yg ingin tau informasi lebih lanjut mengenai Profil Pesantren dan Informasi pendaftaran:

- follow fanpage
- Add Pin 54C1EF2F
- WA: 081214295847
Office: Komp Griya Cempaka Arum Blok K-III, Gedebage Bandung


Address

Sumbersari
Kabupaten Bandung
40381

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pesantren Tahfidz & Sains Al-Qur'an Al-Waliy posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Pesantren Tahfidz & Sains Al-Qur'an Al-Waliy:

Share