02/01/2018
Pentingnya Budaya Perusahaan
“Ada perubahan mendasar pada perilaku konsumen saat ini. Kami menemukan bahwa mereka bersedia berjalan satu blok lebih jauh dan menghabiskan lebih banyak uang untuk sebuah perusahaan yang nilai-nilainya mereka percaya.” Howard Schultz, CEO Starbucks
Sementara penggiat di bidang Corporate Culture dan Performance, Kotter & Heskett, berujar “Perusahaan dengan budaya yang kuat mampu menghasilkan revenue 4x lebih tinggi, memiliki kualitas tenaga kerja 7x lebih baik, meraih nilai saham 12x lebih tinggi serta keuntungan bersih lebih dari 700% jika dibandingkan dengan perusahaan dengan budaya yang lemah.”
Kedua pernyataan di atas menegaskan bahwa semakin tinggi tingkat engagement seseorang dengan brand atau produk tertentu, maka akan semakin tinggi p**a loyalitasnya kepada brand atau produk tersebut.
Karyawan akan semakin loyal jika mereka merasa menjadi bagian dari perusahaan itu. Mereka akan bekerja dengan semaksimal mungkin demi mencapai tujuan bersama yang diharapkan. Karena di benak mereka, yang ada hanyalah kebanggaan dapat memberikan kontribusi yang terbaik bagi perusahaan.
Karyawan bukan benda mati atau mesin yang bisa ditinggalkan begitu saja saat mereka sedang tidak digunakan. Mereka harus dimaintain sedemikian rupa agar tidak kehilangan ruhnya hingga bahkan lupa apa yang menjadi tujuan utama mereka bekerja.
Yang perlu dilakukan perusahaan adalah menanamkan nilai dan budaya yang kuat agar karyawan mereka bekerja memiliki arti, bukan sekadar menunaikan job desc semata. Karyawan harus bekerja dari hati, karena itulah satu-satunya cara untuk menumbuhkan passion di dalam diri.
kubik.co.id