12/02/2024
*DINAR & RESOLUSI KEUANGAN*
Islam ini sesungguhnya agama yang memotivasi kita untuk kaya dan mulia. Untuk bisa memberdayakan ekonomi umat atau membantu saudara2 kita tentu kita sendiri harus terlebih dulu berdaya. Coba perhatikan ayat dan hukum warits yang dikenal dengan ilmu faroidh, kalau tidak punya simpanan/warisan maka apa yang bisa kita bagikan untuk keturunan? ilmu ini pun tidak bisa kita praktekan, kan? Bukankah Allah minta kita mewariskan generasi yang kuat mapan?
Sedemikian ayat dan hukum zakat yang ditentukan nishabnya. Untuk apa dijelaskan itu semua kalau bukan agar kita semua termotivasi untuk kita mencapai ketentuan nishab sehingga dapat amalkan ajaran islam sehingga terhormat disisiNya. Nishab emas adalah 20 dinar. Dasarnya adalah beberapa hadits, di antaranya hadits :
لَيْسَفِيأَقَلَّمِنْعِشْرِينَدِينَارًاشَيْءٌ،وَفِيعِشْرِينَدِينَارًانِصْفُدِينَارٍ
“Tidak ada zakat pada dinar yang jumlahnya kurang dari 20 dinar, dan pada 20 dinar zakatnya setengah dinar. ”(HR. Ibnu Abi Syaibah no. 9873 dan Abu Dawud no. 1753.)
Konteks hadits diatas berkaitan dengan “ukuran zakat” dalam nilai harta yang disimpan, yaitu 1/40 atau 2,5%. Namun jika dilihat secara tekstual, hadist ini jelas menyebut kata DINAR.
Jadi kalau saat ini sudah ada emas berukuran dinar kenapa harus konversi jadi gramasi, sedangkan Ulama berbeda pendapat tentang ukuran dinar versi Nabi ini, ada yang bilang 3,8 gr, ada yang 4,25 gr, ada yang 4,44 gr.
Pertanyaannya kemudian, kenapa ada kata DINAR dalam Hadits tentang Zakat ?
Nabi SAW ingin menekankan bahwa ukuran yang tepat dan mudah dalam menghitung zakat. Dengan menyimpan dinar bernisab 20 dinar maka kita dapat menunaikan kewajiban zakat, dengan menunaikan zakat artinya kita menunaikan rukun islam keempat, ini simbol cinta kepada Allah & Rasul-Nya.
Memilih dinar sebagai "saving haven" sejatinya ikut menyelamatkan miliyaran aset umat, menggerakkan rukun Islam ke 4, dimana ada elemen dinar dalam zakat. Terlebih jika kita turut syiarkan dinar di masyarakat, maka bersiap dapatkan keajaiban dahsyat.
Mencintai dinar diniatkan sebagai mencintai sunnah Nabi dan menegakkan rukun islam. Wujud cinta itu dengan :
- Berjama’ah menyimpan dinar untuk mengemaskan impian
- Buyback atau gadai (syariah) saat benar2 dibutuhkan
- Mengeluarkan zakatnya dalam bentuk dinar (saat penyaluran boleh dirupiahkan lagi untuk kemudahan)
- Menjadi pejuang/pensyiar dinar
Sementara di awal tahun kita biasa buat resolusi keuangan, cobalah dengan mantap menjawab *Berapa Saldo Dinar Saya ?!* lalu naiklah ke level pertanyaan selanjutnya: *BERAPA DINAR ZAKAT SAYA?!"*
Semoga tahun 2024 menjadi lebih baik dari sebelumnya, semua goal/impian diridhoi Allah Ta’ala, lebih kaya dan mulia bagimu sekeluarga.
Sahabat emasmu,
wa.me/6285280101830