Dian Aryanti

Dian Aryanti Founder cemilankunik

Awal bulan tlah tibaaaa... Itu artinya miss-miss kudu siap-siap ngumpulin pencapaian-pencapaian apa aja yang udh didapat...
28/02/2018

Awal bulan tlah tibaaaa...

Itu artinya miss-miss kudu siap-siap ngumpulin pencapaian-pencapaian apa aja yang udh didapat bulan ini. Kalo nyampe target, alhamdulillaah.

Kalo gak nyampe, ya alhamdulillaah juga. Selama Allah masih kesempatan buat belajar, manfaatin! Yang penting tetep semangat dan jangan luntur husnuzhoonnya. Tetep berpikir positif biar hasilnya juga positif.

Bismillaah, biidznillaah....
Sukses adalah proses. Dan tak ada proses yang tak memakan waktu, tenaga serta pikiran.

Jika kita sudah mampu mencapai titik ini, maka kita tentu akan mampu mencapai titik berikutnya.

Jangan lupa ditemani banarolla ya untuk nambah energy terbaik agar senantiasa berproses menuju kehidupan yang lebih baik untuk dunia akhirat kita. Aamiiin...

Assalaamu'alaykuum, miss-miss tersayaaanggggg๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜๐Ÿ’œUdh masuk akhir bulan lagi nih! Hhmmmm... tenang soobbb, terus aja husnu...
27/02/2018

Assalaamu'alaykuum, miss-miss tersayaaanggggg๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜๐Ÿ’œ

Udh masuk akhir bulan lagi nih! Hhmmmm... tenang soobbb, terus aja husnuzhon sama Allah yang Maha Kaya dan Maha Pemurah, yakin Allah akan mencukupkan kita dengan memberi yang kita butuhkan.

Percaya deh, pikiran yang positif bakal bikin hidup kita adem dan tetep kalem menghadapi segala rintangan, seadem warna kemasan baru yang selalu up to date ini๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜

Makanya, ciinttttt.... buruan nih pajang si lovely banarolla di meja ruang tamu di rumah biar tambah seger pemandangan.

Psssttt.... ini limited edition loohhhh. Jangan sampe keduluan tetangga ah! ๐Ÿ˜ƒ

*Berburu UNTUNG!!!*Biasanya kebanyak yang baru terjun berbisnis,  ketika memilih peluang bisnisBanyaknya pengen dpt untu...
10/01/2018

*Berburu UNTUNG!!!*

Biasanya kebanyak yang baru terjun berbisnis, ketika memilih peluang bisnis
Banyaknya pengen dpt untung instan...

Yang ditanya, "untungnya berapa banyak?" atau "Balik modal seberapa cepat?".

Duh kalo dateng-dateng niat mau jadi reseller kaya gini, kapan bisa punya bisnis sendirinya?

Padahal kalo belajar pada para leluhur pebisnis ulung, mulai dari niat mereka berbisnis aja, di awal membangun bisnisnya itu, jauuuuh dari mikirin untung.

Karena yang pertama harus difikirkan adalah: bagaimana caranya produk dan jasa kita harus bisa memberikan manfaat kepada orang lain.

"Aaah emis, katanya mau ngajarin jadi penjual laris, tapi ko malah ngobrolin bikin manfaat segala. Jaka sembung mimisan, ga nyamnung miss!! "

Aaaah... Hayuk deh kita Belajar dari OBAT!

"Eeh ko obat?" ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

Naaah gini gini...!!! Si obat tuh udah mah pait, udahmah mahal tapi ko tetap diburu dan dibeli ya?

Yesssss!!! Karena jelas manfaatnya! Kalo produk udah jelas manfaatnya, ada yang membutuhkan manfaat itu. Mau dijual berapapun teteeeeep mati-matian dibeli!

Bisnis lainpun sejatinya seperti itu. Contohnya cemialankunik banarolla. Fix pengen ngasi manfaat dan inspirasi agar para ibu mau percaya diri kembali dan berkarya dari rumah, dekat dengan orang-orang terkasih melalui solusi kewirausahaan!

Dengan produk unggulannya banarolla _banana choco brownies_ yang bisa bermanfaat untuk para ibu memberi suguhan dan bingkisan special di moment-moment terbaik bersama orang-orang terkasih.

Memulai berbisnis dengan menjadi reseller pun seperti itu, fahami dulu bahwa keputusan menjadi reseller adalah langkah terbaik untuk memulai bisnis. Jagoin dulu jualannya, lalu naik kelas lagi dengan belajar membangun tean penjualan sampai akhirnya ketika memiliki produk kita sudah tau siapa yang membutuhkan manfaat dari produk dan jasa kita.

Itu sebabnya untuk menjadi reseller cemilankunik banarolla itu mudah bahkan tanpa modal, tapi syaratnya cuma satu: mau belajar dan punya cita-cita untuk menambah kapasitas ilmu hingga bisa naik kelas setiap harinya!

Mau berbisnis kalo cuma pengen bisa dapat untung rupiah mah bakalan pada kecewa. Karena memang bisnis itu ga selamanya dapat rupiah...

Tapi yakin selalu untung!!!

Untung ketika karya, produk dan jasa kita bisa bermanfaat untuk orang lain!

Untung bisa terus diajak untuk up garde ilmu dan kapasitas mental setiap harinya dengan semua tantangan yang harus dihadapi.

Untung selalu diajak untuk bisa tawakal dan hanya bergantung sama Allah

Untung selalu bisa menambah deretan jadwal bersila ukuwah hingga mampu membuka lebih banyak pintu rezeki.

Aamiiin...

Segera dibuka kembali kelas banapreneur academy batch 7!!! Ada program beasiswa nya lho, alias belajar GRATIS!!! Info lebih lanjut silahkan wa emis ya di 0812-2344-5432

Semangat berburu keberkahan dan keberlimpahan yaaaa... ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜.

Aaah seneng jadi bagian dari project besarnya kang fahd pahdepie dengan pesantren Darul Arqom, yang telah melahirkan pen...
09/01/2018

Aaah seneng jadi bagian dari project besarnya kang fahd pahdepie dengan pesantren Darul Arqom, yang telah melahirkan penulis besar seperti beliau.

Berawal dari cuma bisa jadi penikmat karyanya, hadir di talkshownya dan keinginan untuk memberikan gift special untuk orang yang banyak memberikan inspirasi ini, allhamdulillah Allah berikan keberkahan rezeki p**a diantaranya.

Masya Allaaah... Pesenan penulis favorit kuuu untuk dijadikan gift special buat para asatidz disana. 15 paket family pack banarolla meluncur ke acara pembuatan video milad 40 tahun Pesantren Darul Arqam

"Hijrah: Fa Ayna Tadzhabuun"

Barakallah kang fahd dan teh dewi untuk sila ukuwah yang indah ini...

Soook yang mau ikutan punya gift pluuus dibuatkan kartu ucapan specialnya boleh wa emis aja di 0819-1104-8976๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜

Generasi emas peradaban Islam hari ini, lahir dari rahim kita.... ==================================Katanya sih beriman ...
26/12/2017

Generasi emas peradaban Islam hari ini, lahir dari rahim kita....

==================================

Katanya sih beriman pada Allah dan kitabNya...
Tapi tak pernah maksimal dalam menggali isi Qur'an.... Tak mau belajar shiroh....

Sibuk dunia, sibuk kerja, sibuk belanja, sibuk mikirin mau liburan kemana?

Pernahkah terpikir utk mengatur waktunya membedah Qur'an dan Shiroh?

Dari munculnya Islam risallah yg dibawa Nabi kita hingga runtuhnya Khilafah itu rentang masanya adalah kira-kira 1000 tahun... Apa pantas kita belajar shiroh cuma 1 buku? Cuma sebulan? Cuma setahun?

Menghayal banget kita mau menciptakan generasi emas seperti jaman khilafah itu berjaya...

============================

Subhanallah tulisan bunda Neni Yeti Soeparman ini terlalu menghentak, hingga gagap dan kelunya lidah terasa sampai ke hati.
Tentu cita-cita setiap orang tua bagi anaknya adalah baik. Namun baik tidak selalu benar... Adakah cita-cita yang kita sematkan dalam doa-doa kita untuk mereka sudah benar?

Tentu... Tak ada yang salah dengan keinginan menjadikan mereka dokter, profesor, insinyur, hakim, dll. Mereka semua pasti mampu menjadi sukses. Tapi bunda... Janganlah cukup mendoakan untuk suksesnya mereka sendiri...dan jangan p**a hanya meminta sukses untuk dunianya mereka saja.

Mereka mungkin di didik di sekolah internasional hingga pesantren nan hanif. Jangan sampai lupa menyematkan doa untuk mereka bisa dimampukan menjadi penolong agama Allah lewat karya-karya temuan mereka yang bermanfaat bagi dunia bahkan hingga sampai pada barisan pemimpin penakluk dunia!

Yaaa bunda... Jangan sampai cita-cita mereka kalah besar dengan generasi yang telah lalu. Kita perlu menyematkan cita-cita, harapan dan doa yang lebih besar untuk mereka.

Rangkailah cita-cita besar itu dengan shirah Nabi, para sahabat serta sejarah zaman ke emasan para khalifah. Dan jadikan Al-Qur'an sebagai sumber ilmu mereka...

Maka bunda... Generasi emas peradaban Islam hari ini, lahir dari rahim kita....

Malu hati ini masih belum ridho melepas anak satu-satunya untuk belajar ilmu Allah di pesantren. Ada juga ibu lainnya ya...
25/12/2017

Malu hati ini masih belum ridho melepas anak satu-satunya untuk belajar ilmu Allah di pesantren. Ada juga ibu lainnya yang ketakutan anaknya tidak bisa jadi dokter, polisi, tentara insinyur atau presiden jika tidak mengenyam pendidikan formal.

Padahal data menunjukan sebaliknya, mereka yang dididik dengan ilmu Allah terbukti lebih cerdas dan produktif.

Aaah jauh dari keresahan-keresahan tak beralasan perlulah kita menengok Al-Quds. Kita akan dibuat tercengang oleh keteguhan juga ketegasan mereka para ibu-ibu saksi atas anak-anaknya yg menjadi syahid atas pembelaan terhadap negara juga al-aqsa.

Bahkan ibu tersebut merelakan anak2nya menjadi pejuang tertembus peluru & meninggal dlm pelukannya.
Dari manakah engkau wahai ibu, belajar membaja sprti itu?

Itulah negeri Palestina. Mereka tak akan pernah sudi mengungsi, karena al quds sendiri adalah berkah untuk mereka. Masya Allah... Semoga setiap doa, setiap sen harta yang diniatkan untuk ikut membantu perjuangan mereka menjadi hujjah turunya ridho Allah atas dunia akhirat kita aaamiin...

kemasan promo Banarolla : We Stand for Al-Quds!!!

RIBA ...perbuatan Yahudi Qs Annisa : 161โ€œDan disebabkan mereka (orang-orang Yahudi) memakan riba, padahal sesungguhnya m...
25/12/2017

RIBA ...
perbuatan Yahudi
Qs Annisa : 161

โ€œDan disebabkan mereka (orang-orang Yahudi) memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya, dan karena mereka memakan harta benda orang dengan jalan yang batil, Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih.โ€
[An-Nisaโ€™: 161]

Mari berhenti sebagai dukungan Kepada Palestina.
Semoga Allah tak. golongkan kita sebagai kaum munafik membenci yahudi tapi melakukan perbuatannya...

Aksi Nyata Bela Al-Quds Palestina adalah dengan STOP menjadi Pendukung Yahudi dengan RIBA-nya!

Riba adalah jalur kekuatan YAHUDI kuasai DUNIA Islam! Bahkan dengan lembaganya yang bernama bank, YAHUDI dengan sah memiliki alat penguasaan terhadap seluruh dunia!

25/12/2017
Bun..  Tau ga... Ternyata Peran istri dalam Qur'an lebih banyak disenggol ketimbang peran ibu dan pribadi sebagai bagian...
25/12/2017

Bun.. Tau ga...

Ternyata Peran istri dalam Qur'an lebih banyak disenggol ketimbang peran ibu dan pribadi sebagai bagian dari masyarakat dengan karyanya yang bermanfaat.

Subhanallah...PR jadi ibu aja yg porsinya Allah minta lebih sedikit daripada jadi istri begitu panjaaaaang dan rasanya tak akan cukup waktu untuk mengejar ketinggalan. Lah ini jadi istri yang porsinya jauh lebih besar apa kabar?

Bismillah semoga Allah mampukan

Gambaran emis yang masih banyak harus belajar ini, tugas kita sebagai istri itu seputar bagaimana kita mampu berperan sebagai pendorong kesuksesan suami, diantaranya:

1. Menjadi tempat suami p**ang melepas lelah, pun ketika mereka terkadang datang dengan kepenatannya dengan urusan mencari nafkah.

2. Kalo rumah tangga sedang diuji (biasanya ujian paling banyak itu masalah ekonomi), bukan serta merta langsung ikut menyingsingan lengan, ikut terjun mencari nafkah.

Mungkin disaat-saat sulit itu yang lebih suami butuhkan adalah recharge energy, ilmu, kebijaksanaan dan teman berbagi yang punya hati lapang. Bukan teman hidup yang sama-sama mau peras keringat.

Siapa yang akan mengambil peran itu kalo bukan kita?

Kalo dua2 nya capek mikirin masalah perut dan pencapaian dari semua cita2 dan keinginan yang tak pernah cukup itu, siapa yang akan mengganti peran seorang istri yang sebenernya dalam rumah tangga kita?

Tak heran banyak dari para istri yang masih merasa kalah peran dibanding ibu mertuanya atau bahkan orsng ke 3. Aaaaah masalah klasik yang sebenernya cukup solusinya dengan kembali menelaah apa yang sebenernya Allah harapkan dr kita sebagai muslimah yang punya peran indah sebagai istri dan ibu...

Kalo liat apa yang terjadi disekitar kita hari ini, meski istri dengan niat baiknya ingin membantu suami dalam urusan nafkah, ternyata mau tidak mau pasangan tersebut harus mau terima sepaket dengan ujian lainnya.

Ujiannya macem-macem, dimulai dari :

1. Suami harus sabar kurang diperhatikan kebutuhannya karena istri sama-sama capek,

2. Harus mau berbagi urusan Rumah Tangga sampai mengurus anak ( bahkan tak terhitung jumlahnya peran penting inidigantikan oleh pembantu) ,

3. โ€ŽHingga ada yang harus menerima posisinya di rumah tangga, digeser Istri karena karir istri lebih menjulang dan pembawaannya yang lebih dominan.

Akhirnya tak jarang, kondisi ini memicu lahirnya peran PELAKOR. Banyak suami yang merasa kehilangan peran dalam tumah tangga, mencari sandaran jiwa lainnya.

4. Ada juga yang diamanahi suami yang memang sangat perlu difahamkan fungsinya sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah. Alias leha-leha dibalik istri yang tangguh. Naaah disini memang perlu kesabaran dan posisi kita sebagai istri yang dituntut memiliki kelapangan hati dan ilmu tidak menuntut mau solusi instan.

Aaah daripada capek mendidik dan mendorong suami, sepertinya lebih mudah jika kita yang ambil peran mencari nafkah sekaligus menjadi kepala keluarga, sebagai konsekuensi dari kegagalan masa lalu memilih jodoh tanpa ilmu Allah ๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘.

Padahal ini bukan solusi, karena bisa jadi suami tambah tenggelam dengan kegagalannya, hingga hilanglah percaya dirinya. Tak jarang diposisi ini istri ambil langkah instan lainnya: BERPISAH! hingga mengorbankan anak-anak!

Aaaaaah... Mungkin saatnya kita membuka kembali lembaran usang bagaimana indahnya rumah tangga Rasulullah.

Dimulai dari pemilihan jodoh yang penuh kehati-hatian disertai ilmu, bukan syahwat. Hingga menjalankan kehidupan rumah tangganya yang sesuai dengan tuntunan Allah.
Betapa peran bunda Khadijah besar hingga Rasulullah tak pernah merasa ada lubang dihatinya yang kosong.

Khadijah layaknya Rumah yang besar, penuh kasih sayang, penuh kebijakan ilmu dan sumber energynya Rasulullah di masa senang bahkan lebih banyak masa sulitnya, tak pernah tergantikan dari masa kemasa bahkan oleh kecantikan, keremajaan dan kepintaran Aisyah sekalipun.

Kemampuannya sebagai pengusaha ekspor impor handal tidak membuatnya merasa berat untuk dinggalkan demi menyambut peran indahnya sebagai istri dan ibu.

Beliau percayakan bisnisnya pada suami dan lebih menyibukkan diri menjadi orang yang paling berperan dan bertanggung jawab dalam mendorong kesuksesan suami. Bahkan seluruh hartanya habis untuk peejuangan dakwah Rasulullah....

Dan Ia pun telah sukses mengambil peran sebagai seorang ibu. Ia lah yang melahirkan wanita beakhlak mulia dan agung, pemimpin muslimah penghuni surga: Fatimmah az-zahra...

Ada yang berbisik: Tak perlu kuantitas tp kualitas! Tak masalah jarang bertemu anak dan suami, asal kulitas tetap terjaga.

Hai para pembisik, Seberkualitas apa hasil yang mampu kita bayangkan? Sudahkah cara mendidik kita berkulitas seperti yang dicontohkan Rasulullah dan Bunda Khadijah?

Atau adakah yang nasibnya sama kaya emis? Yang masih kurang faham bagaimana si pola pendidikan Rasulullah dan bunda Khadijah, hingga mampu melahirkan generasi penakluk peradaban dunia????

Yuk nngaji Shirah!

Address

Jalan Samarang Cluster Kahuripan Blok Sena 3 Tarogong-Garut
Garut
44151

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dian Aryanti posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share