21/10/2026
BAZNAS RI Terjunkan 51 Personel Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi
Di tengah kepungan asap akibat kebakaran hutan dan lahan, BAZNAS RI terus hadir membersamai masyarakat dan para petugas di lapangan. Hingga Senin, 19 Oktober 2026, BAZNAS RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana telah menerjunkan 51 personel untuk merespons kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi. Respons ini telah berjalan sejak 28 Juli 2026.
Berdasarkan data yang dihimpun BAZNAS Tanggap Bencana per 29 Agustus 2026, kebakaran telah melanda sekitar 75.386 hektare lahan dan berdampak pada puluhan ribu jiwa.
Tim respons berasal dari BAZNAS Tanggap Bencana Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Berau, Kutai Timur, Mamuju Tengah, dan Sumatera Selatan, bersama BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, BAZNAS Kabupaten Kotawaringin Timur, dan BAZNAS Kabupaten Kotawaringin Barat. Mereka didukung 1 unit mobil rescue, 7 unit mobil operasional, dan 2 unit motor.
Di lapangan, tim melakukan pemadaman lahan di 12 titik dan menghadirkan dapur air di 13 titik untuk para relawan dan petugas pemadam. Tim juga mendistribusikan masker, air bersih, multivitamin, dan makanan siap saji bagi warga terdampak. Pembagian masker turut menjangkau sekolah dan pondok pesantren di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan agar anak-anak tetap terlindungi dari paparan asap. Saat ini, BAZNAS RI juga tengah mempersiapkan Rumah Sehat Oksigen BAZNAS di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Melalui amanah zakat, infak, dan sedekah masyarakat Indonesia, BAZNAS RI terus berupaya hadir membersamai warga terdampak serta para petugas yang berjuang memadamkan api di garis depan.
Di tengah pekatnya asap, kepedulian bersama menjadi kekuatan bagi mereka yang sedang bertahan.
Mari terus membersamai warga terdampak kebakaran hutan dan lahan bersama BAZNAS RI