20/01/2020
Ini adalah hasil dr pertemuan antar pt.GMN dan para penanam pohon jabon tgl 18 januari 2020.
[20/1 04:32] Ibonk: Lanjutnya menurut pak Wira Pradana ;
*Terdapat 4 skema untuk mendapat hasil panen jabon igist*, yaitu :
1. *Jual tegakan*, penjualan jabon riil tegakan (sesuai dengan akad di sertifikat) , sesuai kubikasi / ukuran pohon dijual dalam kondisi masih tertanam di lahan, cara ini bisa berpotensi rugi, karena ternyata rata2 ukuran pohon jabon riil tdk sesuai dengan literatur yg selama ini beredar yg memang menjadi patokan penanam jabon termasuk igist , dan biaya teknis panen yg besar (ongkos tebang , angkut , dan pikul yang akan dibebankan kepada pembeli jabon dan akhirnya berefek kepada harga beli)
2. *Pengolahan Hasil Panen (akad konversi jabon menjadi produk)*, cara ini merupakan manajemen resiko jika pohon jabon ternyata tdk sesuai harapan kubikasinya, per pohon di hargai langsung 1.050.000. Angka ini bisa tinggi karena Jabon akan diolahkan menjadi barang jadi spt Jam kesehatan gwoods, CLT, Gring, Gwoods healing bracelet, dll. Waktu Perolehan panen akan mengikuti sistem antrian panen , karena penjualan kayu berdasarkan kemampuan produksi dan pemasaran perusahaan ;
3. *Take Over*, pohon Jabon bisa ditawarkan kepada pihak ke 3 yg berminat mentake over dg harga 200-400rb per pohon. Nomor antrian pembayaran pohon (1.050.000 / pohon) akan beralih ke pihak yang mentake over;
4. *Ikut Jualan Produk Kayu gwoods*, hasil penjualan yg diperoleh bisa langsung dicairkan alokasi bahan bakunya untuk panen pohon member yang mau ikut memasarkan, plus bonus/reward penjualannya; cara ini sifatnya pilihan bagi yang mau.
Untuk informasi lebih lengkap bisa bergabung di chanel telegram berikut link nya :
https://t.me/PenjelasanIgist
[20/1 04:32] Ibonk: Menurut pak Wira Pradana selaku owner IGIST ;
"Jabon kubikasinya tdk sesuai dg literatur2 jabon yg dulu beredar, literatur2 tersebut memberikan proyeksi kubikasi yg terlalu tinggi, dan hampir semua penanam jabon mengalami hal yg sama skrg, tapi kami menjalankan manajemen resiko nya saat ini, yaitu dengan diolah dulu menjadi produk, baru dijual, dg manajemen resiko ini, perolehan harga per pohon bisa tetap tinggi bahkan bisa melebihi ilustrasi yang kita berikan, hanya saja tantangannya adalah kemampuan produksi kita dan pemasaran kita yg tdk bisa sekaligus memproses semua jabon kita, harus ada mekanisme antrian produksi dan pemasaran, maka ada sistem antrian yg skrg sdg berjalan, insyallah perusahaan sudah punya target yang jelas dari produk/bisnis yang sekarang berjalan sehingga insyallah kedepan antrian akan berjalan lancar sesuai target"
[20/1 04:32] Ibonk: Lalu pak Wira juga sampaikan ini ;
"Berikut kurang lebih perincian kasar nya : "
"Total lahan igist sekitar kurang lebih 1000 hektar , jika harga paket 1 hektar adalah 186 juta , dimana 31 juta nya merupakan pembelian produk gwoods , berarti kurang lebih harga pohonnya saja 155 juta , dikali 1000 an hektar : 155 Milyar (ini dihitung dg harga terakhir, padahal untuk paket hingga 2015 itu lebih murah harganya dibanding yg terakhir, artinya nilai yg masuk masih dibawah angka 155 ini)"
Lalu , komisi pemasaran plus promo2 sekitar 50% , maka dana yang bersih masuk ke igist : 155 M dikurangi komisi 77,5 M = 77,5 M (dana ini sdh dialokasikan untuk penyediaan pohon dan operasional perusahaan selama 5 tahunan) , *sedangkan sampai saat ini igist telah membayar panen sebesar 20 M (artinya mesin penjualan dan pembayaran panen igist sudah berjalan dan telah membayar kurang lebih 20 M*, kalau dihitung ini sekitar 25 % dari dana yg masuk)
Igist sdh diaudit oleh pihak berwenang sekitar tahun 2016-2017 , dicek sertifikat , lahan, fisik pohon, legalitas semua dicek oleh pemerintah , dan alhamdulillah clear , dan akhirnya perizinan kita diperpanjang
Kita sudah berhenti menjual pohon sampai 2017 , sedangkan bisnis hilir terus berkembang setiap hari, insyallah semua pohon jabon igist akan terjual semua dan selesai , hanya masalah waktu saja , tinggal butuh dukungan dan support semua pihak termasuk pemilik pohon yg sdg kita jualkan pohonnya ini. Semakin kita didukung di bisnis hilir nya, maka insyallah semakin cepat proses penjualannya dan otomatis pembayaran akan semakin cepat. Dan bisnis hilir tdk ada lagi janji dibelakang, semua jual beli putus selesai (jam tangan kesehatan kayu, gelang kesehatan kayu, rumah tahan gempa clt, triplek dan industri)
Untuk melihat progres2 perusahaan dan melihat mekanisme panen bisa bergabung ke chanel telegram di link berikut ini :
https://t.me/PenjelasanIgist
Bagi yang belum memiliki aplikasi chat telegram , bisa mendownload aplikasi nya di playstore / appstore , GRATIS
You can view and join right away.