06/06/2026
Pertumbuhan ekonomi sering dijadikan ukuran utama keberhasilan pembangunan. Namun, siapa yang menanggung biaya sosial di baliknya? Mengapa kerja perawatan yang menopang keluarga, komunitas, dan masyarakat justru sering tidak terlihat dalam perhitungan ekonomi?
Di tengah berkembangnya ekonomi digital, hilirisasi, dan berbagai agenda transformasi ekonomi, perempuan masih menghadapi berbagai hambatan dalam memperoleh akses, posisi tawar, dan ruang partisipasi yang setara. Norma sosial yang mengakar serta kebijakan yang belum sepenuhnya sensitif gender membuat banyak perempuan masih mengalami ketidaksetaraan, termasuk dalam kerja-kerja perawatan (care work) yang sering kali tidak terlihat, tidak dihitung, dan belum dihargai secara layak.
Di sinilah konsep New Economy menawarkan cara pandang yang berbeda. Alih-alih hanya berfokus pada pertumbuhan, pendekatan ini menempatkan keberlanjutan, keseimbangan, dan keadilan sosial sebagai tujuan utama transformasi ekonomi.
Lalu, apa tantangan utama dalam mendorong pergeseran dari ekonomi yang berorientasi pada pertumbuhan menuju sistem yang lebih berkelanjutan dan berkeadilan gender? Bagaimana kebijakan ekonomi dapat lebih responsif terhadap kerja perawatan dan kesetaraan gender tanpa mengabaikan tujuan pembangunan nasional?
Simak perbincangan dalam Podcast New Economy Exposed Episode 5, “Merawat Manusia, Merawat Ekonomi: Mengapa Care Work Harus Menjadi Fondasi New Economy?” bersama Dr. Abby Gina Boang Manalu (Dosen Departemen Filsafat Universitas Indonesia dan peneliti gender/feminisme) serta drg. Dea Safira, M.Sos., M.Ilkom. (pegiat hak perempuan dan dokter gigi), yang dipandu oleh peneliti CORE Indonesia, Aisha Fadhila dan Afdhal Mubarak.
Tonton selengkapnya di kanal YouTube CORE Indonesia https://youtu.be/2W5oU5hcJDc atau dengarkan melalui Spotify melalui tautan di bio.