06/03/2025
Seorang pelaku pencurian motor Honda Vario dengan plat nomor AB 3108 TR mengaku ingin mengembalikan kendaraan yang dicurinya melalui unggahan di media sosial.
Motor tersebut merupakan milik seorang karyawan Indomaret berinisial B yang berstatus yatim piatu dan baru bekerja selama dua hari di Indomaret cabang Mantrijeron. Pencurian terjadi pada malam hari tanggal 3 Maret 2025 saat toko sedang ramai pengunjung.
"Motor hilang seusai Maghrib atau Isya, waktu itu di toko sedang ramai," ungkap S, salah satu rekan kerja korban kepada , Kamis (6/3/2025).
Kasus ini menjadi viral setelah pengunggahan curahan hati di media sosial yang menyebutkan bahwa motor tersebut adalah satu-satunya harta peninggalan ibu korban yang telah meninggal dunia dan masih dalam status kredit.
Sementara itu, S menambahkan bahwa dia ataupun korban B tidak tahu menahu siapa yang pertama mengunggah berita kehilangan yang kemudian mendapat respon dari terduga pelaku pencurian.
Mereka pun tak langsung mempercayai respon terduga pelaku yang berniat mengembalikan motor curian tersebut.
"Korban B tidak serta-merta percaya atas unggahan tersebut, pasalnya unggahan tersebut pun sudah dihapus dari media sosial," ujarnya.
Pasca kejadian, korban saat ini menggunakan kendaraan pinjaman dari saudaranya untuk berangkat dan pulang kerja. Korban tinggal di Kepuh Wetan RT 4, Wirokerten, Banguntapan, Bantul.
Keunikan kasus ini terlihat ketika seseorang yang mengaku sebagai pelaku pencurian merespons unggahan tersebut.
"Kebetulan saya pelaku yang mengambil Vario plat AB 3108 TR di Indomaret Mantrijeron tgl 3 malam, saya berniat hati untuk mengembalikan namun saya takut identitas saya diketahui oleh korban dan warga sekitar," tulis akun yang mengaku sebagai pelaku.
Dalam unggahannya, pelaku menawarkan untuk memberitahukan lokasi di mana motor tersebut disimpan. Namun, unggahan tersebut kini telah dihapus dari platform media sosial.
Kasi Humas Polresta Jogja, AKP Sujarwo, membenarkan adanya laporan kehilangan tersebut.
"Petugas sudah menerima laporan kehilangan tersebut, tapi petugas masih belum bisa melakukan mediasi perihal pelaku yang ingin mengembalikan motor curian tersebut," jelasnya.