28/03/2017
Organisasi saya ibaratkan sebagai api unggun, dan kader kadernya sebagai kayu bakar.
Untuk membuat apinya tetap hidup, terus membesar serta mampu menerangi sekitar, maka api unggun tersebut harus diisi dengan kayu bakar yang baru. Karena kayu lama memiliki masa tersendiri, dia kan tetap membantu sampai habis masanya, tapi tak semampu kayu bayar baru melakukannya.
Jadi, jangan biarkan api kita padam, karena kehabisan kayu bakar.
Lanjutkanlah estafet kepemimpinan ini wahai pengusaha kampus, jadilah pemimpin dengan jiwa aktifis yang revolusioner.
Sama seperti nama kabinet yang kita gadang gadang setahun ini, ENTREVOLUTION
Yes We Are Entrepreneur Revolution! .
Bosen ya denger sambutan saya setahun belakang ini tentang api unggun melulu?
Hahaha, gak masalah, asalkan pesan ini tersampaikan, dan terpatri terus di hati teman-teman semua.
Bagaimana pun saya mau ucapin terimakasih atas dukungan serta kepercayaan teman- teman UKFK yang telah memberi amanah ketua umum kepada saya.
Saya bukanlah apa apa tanpa kalian para jajaran pengurus serta anggota, alumni, dan pihak civitas kampus juga universitas.
Jangan pernah menyerah sebelum tempur. Ingat loh, walaupun umur baru jalan 4 tahun dan kita adalah organisasi kemahasiswaan termuda kedua setelah UKF English Club di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unram ini, tapi kita punya semangat juang yang tinggi, karena kita orang pilihan.
Kita lahir sebagai tolak kelahiran nama baru fakultas ekonomi di akhir tahun 2013 lalu, yang saat ini menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unram sejak tahun 2014.
Kita ini hadir dengan penuh harapan dari semua pihak yang ingin menjadikan mahasiswa ekonomi tak sekedar belajar teori, tak sekedar tau ilmu ekonomi, tapi berdasi dan mengantongi jiwa wirausaha sejati. .
Jadi ingatlah selalu kita adalah amanah, tempatnya banyak harapan tuk mampu menjadi wadah belajar, praktik berdagang, membuka pandangan tentang wirausaha, menciptakan ide usaha, membuka link bisnis serta tempat memupuk kepedulian tuk membangun perekonomian daerah.
Karena kita akan membuka lapangan pekerjaan lebih banyak lagi di NTB, karena kita PENGUSAHA!